Showing posts with label SMA Trimurti. Show all posts
Showing posts with label SMA Trimurti. Show all posts

Pengolahan Tanaman TOGA bersama Mam Firda

Mempunyai tanaman TOGA di sekolah apa guna kalau tidak di kembangkan. iyaaa kan..????:)
maka dari itu Tim Genjo SMA Trimurti berinisiatif untuk mengembangkannya menjadi hal yang berguna.
selasa, 25 oktober 2011 tim TOGA dari Genjo setelah menanam beberapa tanaman TOGA, mereka mencoba membuat jamu instan dan sinom di lorong lingkungan yang di dampingi oleh salah satu guru SMA Trimurti yang pandai mengolah ramuan jamu dari rempah-rempah, sebut saja Mam Firda.

kegiatan mengolah tanaman TOGA kami lakukan agar tanaman TOGA yang ada di SMA Trimurti tidak cuma sebagai media pembelajaran tetapi dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna atau yang menghasilkan. apa guna jika terus-menerus mengolahnya tanpa tujuan, maka dari itu kami memiliki rencana untuk menjual jamu instan ataupun sinom tersebut tetapi didalam lingkup sekolah terlebih dahulu dan hasilnya kita gunakan sebagai kas tim GenJo sebagai modal yang akan berputar untuk mengembangkan lagi kondisi lingkungan trimurti agar semakin ASRI.

Jamu instan sangat gampang membuatnya, dengan memilih salah satu jenis rempah-rempah misalkan jahe. jahe tersebut di kupas lalu diparut, beri air dikit dan disaring. setelah disaring beri air lagi, masukkan gula dan dipanaskan hingga menjadi karamel. jika sudah menjadi karamel, tumbuk karamel tersebut hingga halus.
jamu instan siap disajikan.. :)

untuk sinom, di buat dari bahan temulawak, kunir, asam jawa, daun tulas dan juga gula.....hal yang pertama dilakukan ialah mengiris kunir tipis-tipis, larutkan asam jawa. rebus asam jawa dan kunir tadi dalam 1 panci, lalu masukkan daun tulas dan beri gula. tunggu hingga mendidih, lalu matikan api. saring terlebih dahulu lalu tunggu hingga dingin. dan sinom siap disajikan... :) lebih enak bila disajikan dingin-dingin


untuk foto-fotonya bisa dilihat di situs: http://www.facebook.com/media/set/?set=a.164939170267244.38913.148695585224936&type=1

Grafting Tanaman Sdenium

Hari Jum'at, matahari tepat diatas kepala. Namun hal itu tidak mengurangi semangat Tim Genjo SMA Trimurti Surabaya untuk melakukan grafting pada tanaman adenium, guna memperbanyak jumlahnya.

Siapa yang tidak kenal tumbuhan hias yang satu ini. Tumbuhan dari divisi magnoliophyta ini sangat mudah ditemui dimanapun. Cara pembudidayaannya pun tergolong sangat mudah, yaitu dengan teknik grafting atau lebih dikenal dengan teknik sambung. Adenium yang akan digrafting kali ini adalah adenium obesum atau lebuh dikenal dengan sebutan kamboja jepang.
Adapun langkah-langkahnya yang pertama yaitu memotong batang bawah berbentuk V, potong batang atas berbentuk V kebalikan dari batang yang bawah.
Masukan batang atas ke batang bawah di potongan yang telah telah dibuat.
Sambungan ditali dengan menggunakan tali rafia seerat mungkin.
Lindungi sambungan tersebut dari air dengan cara menutupinya dengan plastik.

gambar bisa dicek di http://www.facebook.com/media/set/?set=a.163203877107440.38403.148695585224936&type=3

Daur Ulang Kertas

Tumpukan kertas bekas bukanlah hal yang asing di lingkungan sekolah, baik di perpustakaan, ruang guru, ruang tata usaha, bahkan di laboratorium IPA. Tumpukan kertas itu bersumbangsih merusak pemandangan mata selain berdebu, kusam, dan juga menyita tempat.

Atas dasar itu, tim lingkungan Genjo SMA Trimurti Surabaya melakukan daur ulang kertas tiap bulan sekali. Mereka bersemangat mendaur ulang kertas yang mayoritas adalah kertas koran. Nah, di sini bedanya kalau awal bulan PNS gajian, Tim Genjo SMA Trimurti Surabaya berceloteh saat PNS gajian, tetapi tetap semangat demi menjaga kebersihan lingkungan.

Adapun prosedur pelaksanaan daur ulang kertas yaitu pertama tama kertas yang akan didaur ulang d rendam dengan air selama semalaman, koran yang direndam dalam kondisi telah dipotong kecil-kecil. Setelah direndam kertas koran diblender sampai menjadi bubur kertas, bubur kertas ini kemudian di taruh di bak besar dan di saring menggunakan kasa screen. Setelah bubur kertas tersaring pada kasa screen, kemudian dipres di atas triplek dan air yang masih ada di atas kasa screen diserap menggunakan spons. Jika air dirasa sudah terserap semua, kasa screen diambil sehingga didapatkan kertas baru yang siap dijemur. Kertas ini dijemur sampai kering, selanjutnya bisa dipanen dengan cara di kelupas.

Dengan daur ulang kertas ini selain mengurangi timbunan sampah juga dapat meningkatkan kreativitas kami "Tim Genjo SMA Trimurti Surabaya" serta dapat menghasilkan uang untuk kas lingkungan. Kertas daur ulang ini banyak diminati oleh siswa-siswa kelas X untuk dijadikan bahan pelajaran seni rupa dan bahan pembuatan mading sekolah.

Salam Environment !

monggo fotonya bisa dilihat di http://www.facebook.com/media/set/?set=a.158168600944301.37015.148695585224936&type=1

Pembudidayaan Tanamam Sansivera

Siapa yang tidak kenal dengan sansivera? tanaman yang mudah di budidayakan, tahan hidup pada kondisi kering, atas dasar itu tim lingkungan SMA Trimurti membudidayakannya.

berkala sejak tahun 2009 budidaya ini dilakukan, dan setiap 3 bulan sekali di lakukan pebibitan baru. sansivera yang ditancap, setiap 3 hari sekali kami siram. sehingga muncul tunas baru disampingnya yang menjadi individu baru. individu baru tsb dipindahkan ke pot yang lebih besar dalam jangka waktu 3 bulan sekali

pembibitan sansivera dilakukan di lahan sempit sekolah kami tepatnya dibelakang kelas XI ips 1 dan XI ipa 5.

sansivera merupakan ikon SMA Trimurti karena letak sekolah kami yang berada di tengah-tengah kota yang rentan akan pencemaran udara yang berasal dari asap kendaraan bermotor maun mobil yang berlalu lalang di depan sekolah kami. Menurut penelitian, sansivera atau yang kerap disebut lidah mertua ini dapat menyerap 28.710 mgr benzena/24jam. Dengan budidaya sansivera, maka jumlah sansivera di sekolah kami akan bertambah jumlahnya untuk menyerap polutan.
TOP banget kan......
Bayangin kalau kita punya beribu-ribu sansivera disekolah kita

membudidayakan sansivare dengan stek daun sansivera dalam bentuk lurus, serong kanan/kiri, dan bentuk V. bentuk-bentuk itu dimulai dari kita mengambil 1 bagian daun sansivera yang tua. kemudian kita potong-potong dari berbagai entuk tsb di atas, setelah ot kita siapkan media tanam dari gelas bekas yang bawahnyakita lubangi agar sirkulasi air berjalan dengan baik. setelah gelas di lubangi di atasnya di beri kerikil kemudian tanah dan pupuk. setelah meda tanam siap, sansivera di tanam/tancapkan.

Mengadakan SANSIVERA..?????????????
siapa takut...




BY : TRIMURTI GENJO